TV tabung yang mengalami kerusakan mati total merupakan salah satu kerusakan yang paling sering kita alami, terutama pada perangkat yang sudah berumur. Kondisi ini ditandai dengan tidak adanya tanda kehidupan sama sekali, seperti lampu indikator tidak menyala, layar gelap, dan tidak ada suara.
Masalah ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari kerusakan ringan hingga kerusakan pada bagian utama rangkaian. Untuk memahami dan memperbaikinya, kita perlu mengetahui sumber masalahnya terlebih dahulu.
Kita perlu memahami alur tegangan dari input hingga output (B+), sehingga kita bisa dengan mudah menentukan sumber kerusakan tanpa harus menebak-nebak. Cara ini sangat efektif, baik untuk teknisi pemula maupun yang sudah berpengalaman.
Dalam perbaikan TV tabung, analisa tegangan adalah langkah paling penting untuk menentukan titik kerusakan. Dengan mengukur tegangan di beberapa titik kunci, kita bisa langsung mempersempit kerusakan tanpa menebak-nebak.
Baca Juga: panduan lengkap perbaikan tv tabung mati total
Hal yang pertama sekali kita lakukan jika menghadapi kasus perbaikan TV apapun itu penyakitnya baik mati total, bermasalah di baguan gambar, bermasalah dibagian suara, bermasalah dibagian warna, terutama sekali kita perlu melakukan pembersihan dan mengecewakan komponen apakah ada resistor yang putus atau kapasitor yang sudah gembung kemudian bary lakukan penyorderan ulang di bagian yang sudah retak.
Jika sudah melakukan penyorderan ulang, tes hidupkan kembali jangan lupa menggunakan bolah lampu seri untuk keamanan. Terkadang dengan hanya melakukan penyorderan ulang ini tv bisa hidup kembali, meskipun demikin disarankan mengganti komponen yang sudah terlihat tidak bagus lagi terutama elci dijalur utama.
Jika pembersihan debu di papan PCB sudah dilakukan, penyorderan ulang juga sudah dilakukan, namun TV masih belum memiliki perubahan maka kita perlu memeriksa dibagian inti penyebab tv bisa mati. Berikut beberapa langkah yang perlu kita periksa, diantaranya sebagai berikut.
Blok Regulator/Primer
1. Cek sekring atau fuse
Sikring sering putus karna berfungsi sebagai pengaman apabila terjadi lonjakan tegangan atau terjadi korsleting, jika sekring putus jangan langsung buru buru menggantikan nya periksa dulu penyebabnya agar tidak mengalami kesalahan yang sama, namun jika sudah memastikan tidak ada kerusakan di bagian komponen lain baru lakukan penggantian, ingat selalu menggunakan lampu seri untuk pengetesan awal.
2. Cek bagian power suplay
Power suplay adalah sumber tegangan utama, biasanya blok power suplay ditandai adanya sekring, dioda penyearah.
Cek tegangan AC/PLN yang masuk yaitu 220VAC, jika tidak ada periksa kabel colokan terkadang putus. Lalu putus jalur sebelum masuk ke elco besar putuskan di nagian dioda penyearah, dioda penyearah biasanya ada 4 buah tergantung rangkayan. Cek kembali jika 220VAC ada lakukan pengecekan berikutnya.
3. Cek elco besar biasanya bernilai 110-220uf 250-450V.
Jika elco suplay ini rusak atau kering mengakibatkan tegangan DC tidak setabil/turun naik, ganti yang baru dengan nilai yang sama atau lebih. Tegangan harus hadir di kaki +elco 300dc Jika tidak ada dioda penyearah rusak.
4. Cek transistor regulator
Transistor regulator sudah putus, jika transistor regulator rusak maka periksa juga transistor kecil/mosfet di dekatnya, ingat jika minsalnya ketika menghidupkan tv MCB PLN langsung getjlek maka transistor regulator ini adalah tersangka utamanya. Tegangan pada pin tengah transistor regulator pastukan lebih tinggi dari tegangankaki +elco 220uf/450v berkisar 460-700an dc.
Baca Juga: TV Toshiba Mati Total
Blok Skunder
Blok sekunder adalah bagian rangkaian yang sudah terisolasi dari tegangan PLN dan menghasilkan tegangan output untuk seluruh bagian TV. Blok skunder berfungsi sebagai
Menyearahkan tegangan dari trafo switching, Menyaring dan menstabilkan tegangan, Menyuplai daya ke semua bagian TV (horizontal, audio, dll).
Jika tegangan di blok regulator semua nirmal sekarang kita melakukan pengecekan di bagian output Skunder terutama di bagian B+, 24v, 12v, dan 10v
Untuk mengetahui rangkayan blok output Skunder bekerja atau tidak lakukan pengecekan tegangan DC, sekarang hidupkan TV anda (selalu gunakan lampu seri). Langkah-langkah pengecekannya sebagai berikut:
1. Cek tegangan B+ 110-115v
Tegangan B+harus hadir sekitar 110-118dc (tergantung rangkayan) jika tegangan 110 tidak ada atau drop minsalnya drop ke 90,80,70,60 dan seterusnya sudah dipastikan TV tidak hidup.
Jika tegangan B+drop ini disebabkan oleh elco B+lemah, ada beban yang short, power suplay masih tidak stabil, lepas resisrot yang menghubungkan antara b+ dengan flashback jika normal maka masalah ada di rangkayan horizontal.
2. Cek Transistor Horizontal blok Horizontal (HOT)
Untuk memastikan bagian ini, cabut transistor horizontal sambung balik resistor penghubung ke flashback, normal berarti transistor HOT rusak (ganti dengan kode yang sama/persamaan). Cek juga kapasitor sekitar transistor horizontal (HOT), jika tv masih belum hidup cek flashback kadang flashback sudah konslet atau rusak.
3. Cek Flashback.
Tv mati total juga karnategangan B+ tidak normal disebabkan oleh flashback konslet atau rusak, untuk memastikan flashback bagus atau tidak caritau cara cek flashback sesuai kode flashback anda.
Jika output Skunder bekerja dengan normal maka tegangan 24,15,dan 12 juga ikut normal dan tv sudah dipastikan menyalah dengan normal. Berbeda halnya dengan gejala kerusakan bukan mati total, minsalnya:
- Mati standby
- Layar gelap
- Layar tv tidak normal
- Warna gambar tidak normal
Masalah seperti ini akan kita bahas di pembahasan berikutnya.
Sebagai orang yang hobi obrak abrik TV terutama TV tabung, sebelum melakukan pembongkaran utamakan pembersihan debu terutama di bagian PCB mesin tv, lehat/cek komponen yang sudah mencurigakan atau gosong. Ini merupakan hal dasar yang harus dilakukan agar tidak asal TABOK (tebak bongkar).
Selalu mengutamakan keselamatan tidak menyentuh area blok primer dengan tangan telanjang, terkecuali anda sudah dipastikan mewarisi ilmu kebal listrik. Selalu gunakan lampu serisebagai penghambat tegangan yang over atau berlebihan.
